Salah satu pilar dalam sebuah bisnis adalah Pelayanan. Ya benar, bisnis pada dasarnya adalah hubungan antara manusia dengan manusia. Jika di dalam hubungan itu terjadi sinergi maka terciptalah sebuah transaksi yang saling menguntungkan. Si Penjual beruntung karena dagangan terjual, si pembeli beruntung karena mendapatkan barang yang dibutuhkan. Selesailah tahap satu dari hubungan ini. Berikutnya adalah tahap kedua dari hubungan tersebut. Jika dalam hubungan tahap pertama itu si Penjual tulus, jujur dalam memberikan informasi, maka jika terjadi kesalahan atau kekecewaan dari si pembeli terhadap barang yang dibelinya, maka s penjual akan berusaha keras mengganti kekecewaan itu dengan kepuasan atas respon si pembeli. Nah inilah yang dinamakan :Pelayanan yang Prima terhadap Pelanggan".
Banyak pengusaha atau pedagang yang hanya berhenti pada tahap hubungan pertama. Sehingga putuslah hubungan awal yang sudah tercipta dengan baik diawal, karena tidak diikuti dengan pengetahuan yang mendalam dalam hal memberikan "Pelayanan yang Prima terhadap Pelanggan". Mereka merasa bahwa ketika pelanggan sudah membeli produk mereka maka sudah selesailah tugas mereka (Penjual). Ini adalah tipe pedagang masa lalu. Jika kita adalah pedagang masa sekarang lakukan tahap hubungan berikutnya yaitu tahap setelah terjadinya pembelian. Ini adalah tahap yang lebih sulit dibanding tahap awal. Karena membutuhkan hati, ketulusan kita terhadap pembeli. Jika kita mampu menghilangkan rasa ego dihati, lupakan apapun tipe pelanggan kita, maka siapapun dan apapun tipe pelanggan kita, akan menjadi mudah untuk membeli lagi apapun yang kita tawarkan kepada mereka.
Inilah yang kita sebut dengan "Membangun Komunikasi yang Berkualitas dengan Pelanggan Anda". Pada tahapan ini kita telah menciptakan siklus yang berkelanjutan terhadap pelanggan kita sehingga pelanggan kita akan menjadi partner kita dalam setiap apa yang kita produksi, mereka akan menjadi teman setia kita, pengkoreksi produk kita dan apapun mengenai produk kita. Jadi Pelayanan yang Prima adalah sama dengan Membangun Hubungan yang Berkualitas dengan Pelanggan-pelanggan kita.
Baca ini :
1. Membangun Hubungan yang Berkualitas dengan Pelanggan
No comments:
Post a Comment